|
Penyelenggaraan
Rapat Umum Anggota I
RALAT
Bahwa keberadaan Arus Pelangi dari tahun 2006 sampai saat ini atas dukungan serta partisipasi anggota, mitra kerja serta pihak lain dalam melakukan kerja-kerja organisasi. Arus Pelangi merupakan lembaga yang memfungsikan diri dan memperjuangkan hak-hak LGBT pada nilai-nilai kesetaraan dan non diskriminasi guna mendapatkan penghargaan, pengakuan sebagai warga negara. Salah satu syarat sebagai organisasi LGBT yang berbasiskan anggota, maka Arus Pelangi membutuhkan seorang pemimpin serta partisipasi dari seluruh anggota untuk membuat organisasi ini lebih berkembang dan demokratis seperti tertuang di dalam mandat AD/ART adalah melakukan Pemilihan BPH (Badan Pengurus Harian) dan Badan pengawas melalui rapat umum setiap 3 tahun.
Dalam mewujudkan hal di atas, maka kami mengundang kawan-kawan anggota Arus Pelangi untuk hadir pada Rapat Umum I (pertama ) pada:.
| Hari |
: |
Sabtu s/d Minggu |
| Tanggal |
: |
13 - 14 Maret 2010 |
| Waktu |
: |
08.00 – Selesai |
| Tempat |
: |
Hotel Cemara
Jl. Cemara No. 1, Menteng, Jakarta Pusat 10340 |
| Telpon |
: |
021-3908215/314 9985 |
Bagi anggota Arus Pelangi yang merasa belum menerima undangan diharapkan segera menghubungi agar dikirimkan undangannya:
Arus Pelangi
Jl. Tebet Utara I-G No.14, RT07/RW01, Tebet
Jakarta Selatan 12820
Tel/fax: 021- 83701487
Email: arus_pelangi@yahoo.co.id
Bagi yang sudah menjadi anggota Arus Pelangi, bisa mengunduh di sini:
Formulir Konfirmasi
Ketentuan bagi Peserta
Tata Tertib
Jakarta, 1 Maret 2010
Desya Pusponegoro
Panitia Pelaksana
Arus Pelangi
|
|
|
UNDANGAN PENYAMPAIAN HAK MEMILIH |
KETUA BADAN PENGURUS HARIAN ARUS PELANGI PERIODE 2010-2013 |
Bagi Anggota Yang Tidak Dapat Hadir |
| |
Sekarang sudah tiba saatnya Arus Pelangi memikirkan penyegaran organisasi dengan menggelar kepemimpinan yang baru, yaitu seorang Ketua dan 5 (lima) orang Badan Pengawas.
Pemilihan Ketua dan Badan Pengawas akan berlangsung pada Rapat Umum Anggota yang akan diselenggarakan pada 13-14 Maret 2010 mendatang.
Di sana para anggota Arus Pelangi akan mendapat kesempatan ikut menentukan arah dan program serta menentukan kepemimpinannya.
Berikut ini kami sampaikan serangkaian Visi dan Misi dari 02 (dua) calon Ketua Badan Pengurus Harian yang pada 13-14 Maret 2010 akan maju dalam bursa pencalonan dalam Rapat Umum Anggota.
Bagi anda anggota Arus Pelangi (YANG PERNAH MENGISI LEMBAR FORMULIR KEANGGOTAAN ARUS PELANGI DAN TELAH TERDAFTAR/TERCATAT DIDALAM DATABASE ANGGOTA ARUS PELANGI) diseluruh Nusantara YANG TIDAK DAPAT HADIR dalam Rapat Umum Anggota, anda masih berhak menyampaikan HAK MEMILIH anda, dengan mekanisme PEMILIHAN TIDAK LANGSUNG dan/atau PEMILIHAN TERWAKILI sebagai berikut:
|
| |
|
|
| |
01.Membaca dan memahami benar visi dan misi calon ketua secara baik.
02.Mengirimkan SURAT PERNYATAAN bahwa anda memilih salah satu kandidat, dengan format sebagai berikut:
SURAT PERNYATAAN PEMILIHAN TIDAK LANGSUNG (TERWAKIL) KETUA BADAN PENGURUS HARIAN ARUS PELANGI PERIODE 2010-2013
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
-Nama Lengkap:
<Diisi dengan Nama lengkap anda sesuai KTP/SIM>
-Nama Panggilan Kesukaan:
<Diisi Dengan Nama Panggilan Kesukaan Anda>
-Nomor KTP/SIM:
<Diisi Dengan Nomor KTP ataupun SIM Anda>
-Alamat:
<Diisi Dengan Alamat Lengakap Sesuai KTP/SIM Dan Alamat Saat Ini Bila Domisili Anda Saat Ini Tidak Sama Dengan Alamat Pada KTP/SIM Anda>
-Nomor Telepon:
<Diisi Dengan Nomor Telepon Rumah, Kantor, Dan HP Anda>
dengan ini MENYATAKAN MEMILIH: ...<nama calon yang anda pilih>... SEBAGAI PILIHAN SAYA UNTUK KETUA BADAN PENGURUS HARIAN ARUS PELANGI PERIODE 2010-2013 yang disahkan tanpa kehadiran saya pada Rapat Umum Anggota Arus Pelangi pada 13-14 Maret 2010.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sadar dan sebenar-benarnya sekaligus untuk mewakili hak memilih saya sebagai anggota Arus Pelangi.
Jakarta,....,Maret 2010
Pembuat Pernyataan;
(Nama Lengkap Anda)
yang dikirimkan melalui E-Mail kepada Ir.King Oey, Msc.OD (Ketua Badan Pengawas Arus Pelangi) kepada alamat E-Mail: tk_oey@yahoo.com PALING LAMBAT: 12 Maret 2010 Pukul.16:00 WIB dengan Subyek Email: "PEMILIHAN KETUA BPH ARUS PELANGI"
|
|
|
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
ARUS PELANGI
Indonesian Federation Of Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Transsexual And Intersexual Communities
Jalan.Tebet Utara I-G No.14
RT.07/RW.01 Tebet Jakarta Selatan
Telepon/Fax: 021- 837.0148.7
SMS: 021-988.9832.5
E-Mail: arus_pelangi@yahoo.co.id
Website: www.aruspelangi.or.id |
| |
|
| |
|
|
Motto : ”Anggota Berdaya, Arus Pelangi Bisa”
Nama :Budi Satria Dewantoro
Tempat/Tanggal Lahir : Semitau, 22 Januari 1980
Alamat :Jl. Kelapa Sawit II, Rt 10/ Rw 10, No. 5 Kel. Utan Kayu Selatan, Kec. Matraman, Jakarta Timur
Status Perkawinan : Sudah Kawin
|
|
| |
Pengalaman Menggagas Pembentukan Organisasi:
1. Terranusa Institute, 2009
Pada tanggal 30 April 2009, turut serta dalam menggagas pembentukan Terranusa Institute. Merupakan lembaga kajian yang didirikan untuk tujuan menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat tentang demokrasi dan berperan aktif dalam pembangunan cara bernegara hukum yang demokratis dan berkeadilan.
2. PBHI Wilayah Kalimantan Barat, 2005
Paska Kongres III di Makassar, direkomendasikan untuk membentuk PBHI di Kalimantan yang berkedudukan di Kalimantan Barat. Sebagai salah satu anggota PBHI dari Non-Wilayah Kalimantan Barat selanjutnya merekrut individu-individu yang memiliki ketertarikan dan kepedulian terhadap HAM menggagas pembentukan PBHI Kalimantan Barat. Yang untuk selanjutnya dikukuhkan pada 15 Desember 2005 oleh Majelis PBHI Nasional.
3. LBH-PEMUDA, 2004
Bersama beberapa orang advokat yang juga merupakan anggota dari PB PEMUDA, pada tahun 2004 mendirikan LBH-PEMUDA selanjutnya dipercaya sebagai Sekretaris. Lembaga ini dibentuk sebagai lembaga advokasi terhadap anggota PEMUDA yang berkonflik dengan hukum. Selain itu untuk tujuan ekonomis, lembaga ini didorong sebagai salah satu unit usaha bagi organisasi PEMUDA.
4. Pengurus Besar Persatuan Elemen Masyarakat untuk Perdamaian (PEMUDA), 2004
Berangkat dari keprihatinan terhadap konflik kekerasan sosial yang terjadi di Kalimantan Barat. Beberapa individu dari berbagai etnis dan agama di Kalimantan Barat, yang diantaranya merupakan pelaku konflik kekerasan bersepakat untuk berpartisipasi dalam membangun perdamaian di Kalimantan Barat. Maka selanjutnya dibentuklah organisasi PEMUDA ini. Pada 7 April 2004 organisasi ini dideklarasikan dengan jumlah anggota lebih dari 1000 orang. Organisasi ini juga menjaring, Buchary A. Rachman (Walikota Pontianak), Drs. Henry Usman, M.Si (Sekda Propinsi Kalbar), Herry Anwari (Dosen Fisip Untan), Khaitami. S (Rektor IAIN Pontianak), Lindra Lie (Ketua Yayasan Panca Bhakti), Sulaiman (Ketua Ikatan Keluarga Besar Madura-Kalbar), A. Gunawan (Pengusaha).
5. Gerakan Nelayan (Kanan) Borneo, 2002
Bersama beberapa orang yang aktif dalam pengorganisasian dan advokasi nelayan kami mendirikan Kanan Borneo. Langkah ini dipilih menimbang bahwa saat itu di Kalimantan Barat organisasi yang memfokuskan pada perjuangan nelayan belum ada.
Selain membentuk organisasi Kanan Borneo, kami juga turut menggagas pembentukan Serikat Nelayan Kab. Pontianak yang anggota dan kepengurusannya adalah nelayan-nelayan tradisional yang telah diorganisir sebelumnya oleh beberapa orang aktivis dari berbagai lembaga di Kalimantan Barat.
6. Pusat Bantuan Psikosial, 2001
Menindak lanjuti training psikosial yang difasilitasi Puskris Psikologi UI, peserta pelatihan yang terdiri dari pendamping IDPs, Guru, Tokoh Agama, Perwakilan IDPs dari korban konflik bersepakat membentuk sebuah organisasi yang memberikan pelayanan bantuan psikosial terhadap korban konflik kekerasan, khususnya pada perempuan dan anak.
7. Borneo Corruption Watch, 2000
Turut menjadi penggagas pembentukan organisasi yang memfokuskan pada advokasi pemberantasan korupsi dan Good Governance. (Tidak tercantum di Akta Pendirian karena usia masih dibawah 21 tahun)
8. Suara Alam Mega Raya (SAMAR), 1999
Bersama aktivis mahasiswa pencinta alam dari berbagai kampus di Kalbar, kami bersepakat mendirikan sebuah organisasi yang akan bergerak di bidang advokasi lingkungan hidup.
9. Solidaritas Nasionalis Revolusioner, 1999
SINAR merupakan organisasi gerakan yang didirikan untuk mengkritisi kebijakan pemerintahan daerah di Kalbar. Juga diawal kelahirannya SINAR juga turut menggagas penolakan pembentukan Komando Daerah Militer (KODAM) di Kalbar. Juga turut serta dalam melakukan investigasi pelanggaran HAM terkait penanganan konflik kekerasan sosial di Kabupaten Sambas.
Pengalaman Berjejaring Dengan Pemerintah
1. Program Perumusan Perda yang Berperspektif HAM
Memanfaatkan peluang pemberlakuan UU 22/1999 tentang Otonomi Daerah maka PBH-HAM pada tahun 2003 di Fasilitasi The Asia Foundation menggagas sebuah proyek untuk memperkuat kapasitas DPRD dan Pemerintah Daerah di 3 Kabupaten (Kab. Pontianak, Kab. Sanggau dan Kab. Sambas) agar mampu merumuskan Perda yang berperspektif HAM.
Untuk melaksanakan proyek ini, langkah yang ditempuh:
a. Mensosialisasikan tujuan proyek kepada Ketua DPRD Kabupaten dan Bupati Setempat.
b. Melakukan loby untuk mengikat komitmen institusi tersebut berpartisipasi dan menjadi bagian dari proyek.
2. Komisi Penghapusan Perdagangan Perempuan dan Anak, 2006
Komisi ini lahir dari sebuah workshop tentang upaya pencegahan perdagangan perempuan dan anak yang melibatkan peserta dari pemerintah, akademisi, ormas/ornop. Salah satu rekomendasi workshop ini menunjuk Ketua Bapora-PP sebagai Ketua Komisi dan PBHI Kalimantan Barat sebagai Wakil Ketua.
Agar komisi ini berjalan sesuai fungsinya, tugas pertama dan cukup menyita waktu adalah ketika menyusun SOP. Kegiatan penyusunan SOP ini dilakukan hampir satu tahun lamanya.
Baru kemudian pada tahun 2007, komisi ini mulai melakukan ’penilaian’ terhadap program anti trafficking yang dilaksanakan intansi pemerintahan daerah Kalbar, seperti Dinsos, Dinakertrans, dan Dinas Pendidikan.
Visi
Untuk kepemimpinan di Arus Pelangi, saya menawarkan visi: ”Terwujudnya Arus Pelangi yang berdaya untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang bersendikan pada nilai-nilai keseteraan, berprilaku dan menghargai hak-hak kaum Lesbian, Gay, Biseksual, Transseksual dan Transgender sebagai hak asasi manusia.”
Secara ringkas visi ini kami ”bungkus” dalam semboyan ”Anggota Berdaya, Arus Pelangi Bisa”
Organisasi yang berdaya, dalam pengertian ini bukan semata-mata pada level penyelenggara/pelaksana organisasi (pengurus harian) saja melainkan merupakan keberdayaan secara kolektif meliputi anggota Arus Pelangi.
Mengapa demikian?
Arus Pelangi merupakan organisasi perkumpulan, yang didalamnya berhimpun individu-individu yang harus ditumbuhkan komitmennya untuk menginternalisasikan nilai-nilai organisasi. Selain itu anggota yang dimiliki oleh Arus pelangi merupakan sumber daya yang dapat diberdayakan untuk turut serta bersama pelaksana (pengurus harian) melaksanakan misi organisasi untuk mencapai visi organisasi.
Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh organisasi perkumpulan seperti Arus Pelangi, adalah bagaimana organisasi ini menjadi wadah berhimpun yang bermanfaat bagi individu yang bergabung di dalamnnya. Dengan memperoleh manfaat dari organisasi diharapkan anggota Arus Pelangi sungguh-sungguh memiliki organisasi ini dan tumbuh kesadaran untuk mengembangkan organisasi.
Maka dalam periode kepengurusan yang akan datang, Arus Pelangi harus mampu memberdayakan anggotanya untuk mewujudkan visi organisasi sekaligus memberikan manfaat bagi anggotanya.
Misi
Untuk dapat mewujudkan visi di atas, maka misi yang Arus Pelangi emban adalah yang kami sebut 4-P, yaitu Penyadaran, Pemberdayaan, Partisipasi, dan Pelayanan. Selanjutnya misi tersebut diterjemahkan sebagai berikut:
Penyadaran dan Pemberdayaan:
1. Menyadarkan, memberdayakan dan menguatkan kaum lesbian, kaum gay, kaum biseksual, kaum transsexual dan kaum transgender yang tertindas.
2. Memberi pandangan kepada masyarakat bahwa kaum lesbian, kaum gay, kaum biseksual, kaum transseksual dan kaum transgender adalah juga merupakan anggota masyarakat perlu dihargai dan dilindungi hak-haknya oleh hukum yang berlaku ditengah masyarakat sebagaimana anggota masyarakat lainya.
Partisipasi:
1. Mempelopori atau berperan aktif mendorong perubahan kebijakan yang mengayomi kaun lesbian, kaum gay, kaum biseksual, kaum transseksual dan kaum transgender.
2. Mendorong reformasi sistem pemerintahan dan birokrasi dan lembaga peradilan yang menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak kaum LGBT.
3. Mengembangkan solidaritas antara masyarakat dan kaum LGBT.
4. Berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kaum LGBT.
Pelayanan:
1. Memberikan bantuan hukum dan penyuluhan hukum bagi setiap lesbian, gay, biseksual, transsexual, dan transgender yang hak asasinya dilanggar.
C. Kerangka Strategi
Dalam upaya mewujudkan visi dan misi yang telah diuraikan di atas, kerangka strategi yang kami tawarkan adalah memadukan dua pilar organisasi yaitu pelaksanaan manajemen organisasi (pengurus harian) dan pemberdayaan anggota.
a. Pelaksanaan manajemen organisasi (Pengurus Harian)
Mengembangkan kepemimpinan dialogis hingga level kepala divisi/bidang.
Pembagian tugas dan kewenangan yang proporsioanal
Memberikan pelayanan (bantuan hukum) dengan baik kepada kaum LGBT. Khususnya anggota Arus Pelangi
Peningkatan kapasitas staf dan sarana (peralatan) yang memadai
Melibatkan anggota dalam pelaksanaan program organisasi
Melaksanakan prinsip transparansi dan akuntabilitas
b. Pemberdayaan anggota
Meningkatkan kapasitas anggota
Menumbuhkan partisipasi anggota
D. Usulan Program
Salah satu program yang akan saya usulkan untuk meningkatkan manfaat organisasi kepada anggota sekaligus sebagai upaya untuk mewujudkan kemandirian organisasi adalah :
1. Koperasi
Pembentukan koperasi sebagai lembaga keuangan untuk menciptakan modal yang dapat bermanfaat bagi anggota. Juga sebagai wadah pemersatu anggotanya. Dalam hal ini koperasi juga bisa menjadi media untuk membangun solidaritas antara kaum LGBT dan masyarakat bila unsur keanggotaannya tidak saja dibatasi untuk kaum LGBT.
2. Industri Kreatif AP
Dengan jumlah anggota yang besar dan keahlian dan talen yang beragam merupakan potensi untuk meningkatkan kesejahteraan. Untuk itu kedepan Arus Pelangi dapat mengembangkan industri yang menawarkan kreasi intelektual dari anggotanya, seperti musik, media, seni pertunjukan, perancangan busana, periklanan dan lain-lain.
|
| |
| |
CALON 02 (Kedua) |
|
| |
|
|
Nama : Yuli Rustinawati
Alamat : Jl. Raya Bogor Km.19 No.13 Jakarta Timur
TTL : Jakarta, 24 July 1975
Gender/OS : perempuan/ Bisexual
|
|
| |
Visi dan Missi Arus pelangi
Arus Pelangi adalah sebuah organisasi yang terus mendorong terwujudnya tatanan masyarakat yang bersendikan pada nilai-nilai kesetaraan, berperilaku dan memberikan penghormatan terhadap hak-hak Kaum Lesbian, Gay, Bisexual, Transsexual dan Transgender (LGBT) sebagai hak asasi manusia.
Arus Pelangi merupakan salah satu organisasi yang memfungsikan diri sebagai perkumpulan pembela hak-hak LGBT yang mempunyai misi sebagai berikut:
• Menyadarkan, memberdayakan dan memperkuat kaum LGBT yang tertindas.
• Berperan aktif dalam proses perubahan kebijakan yang melindungi hak-hak LGBT.
• Berperan aktif dalam proses penyadaran terhadap masyarakat serta proses penerimaan kaum LGBT di tengah-tengah masyarakat.
Sejalan dengan visi dan missi Arus Pelangi diatas,sehingga yang juga mejadi konsen saya sebagai calon ketua, bagaimana mewujudkan visi dan misi lembaga itu sendiri.
Visi
Mendorong Arus Pelangi untuk lebih besar, berkembang (di dalam dan di luar negeri) dan bermanfaat bagi konstituen, masyarakat, dan dihargai keberadaan, di akui hak hak LGBT di Indonesia oleh Negara, dan menjadi organisasi yang massive.
Misi
Ada 3 ranah yang menjadi konsen yaitu :
1. Konstituensi (anggota) LGBT ; mendorong anggota untuk lebih memahami dan mengerti atas orientasi sexual nya yang berbeda , atas hak haknya sebagai warga Negara. Mendorong anggota untuk lebih tertarik berorganisasi/ berkelompok. Tentunya lewat pelayanan dan pemberdayaan.
2. Masyarakat ; mendorong masyarakat untuk mengerti dan lebih bisa menerima keberadaan LGBT di tengah tengah masyarakat , melibatkan masyarakat dalam kegiatan kegatan LGBT
3. Negara/ pemerintah ; mendorong pemerintah untuk mengakui keberadaan LGBT , persamaan hak sebagai warga Negara.
Namun beberapa hal yang saya anggap penting untuk perkembangan Arus Pelangi kedepan adalah :
1. Partisipasi anggota juga ikut menentukan perkembangan arus pelangi kedepannya.
2. Menumbuhkan organisasi organisasi yang sama di Indonesia.
3. Sumber daya manusia yang kompeten, gender balance.
4. Management organisasi.
5. Meningkatan pelayanan bagi LGBT
6. Meningkatkan kerjasama dengan organisasi LGBT yang lain, orgasisasi HAM baik di dalam dan di luar negeri.
CURRICULUM VITAE
PERSONAL
Name : Yuli Rustinawati
Place/date of birth : Jakarta, Juli, 24frd , 1975
Religion : Moslem
Sex : Female
Status : Single
Nationality : Indonesia
FORMAL EDUCATION
2006 - Now : Economic student at university - Jakarta
1994 – 1997 : Bachelor of Profesional Ahli Madya (A.Md)
Academi Banking Indonesia of Management
1990 – 1993 : Economic High School – Jakarta
EXPERIENCES
February 2006 – now
Arus pelangi NGO as a General Secretary
March 2005 - 2006
Indonesia Legal Aid and Human Right Association/ PBHI Jakarta
As head of office
1999- 2001
JEJAK NGO
As staff
We talking about Marsinah (woman worker has been killed by TNI)
Made seminar, photo exhibiton, and teater performance title “Marsinah menggugat” at 7 citys at Indonesia , and made re- session and calling another witness expert (dr mun’in)
2002
Made a discussion and grand woman meeting at Jakarta about women violence and how to protect form violences
Volunteering
1999 – 2005
KIPP (Idependent commite for election monitoring )Jakarta
vo
Mei – July 2009
ANFREL Mission assistance for Indonesia General Election
July 21st – August 25th 2009
ANFREL mission observation for presidential election in Afghanistan (Long term observer)
N0v 3rd 2008 – Januari 10th 2009
ANFREL mission observation for parlementary election in Bangladesh (Long term observer)
March – Mei 2008
ANFREL (Asian Network for free election), Nepal election
Mission Observation
• Long Term observer
• Deployment in Far Western Region (Dadeldhura)
• Extension mission to observe the counting process.
Nov – Dec 2007
ANFREL (Asian Network for free election), Thailand election
Mission Observation
• Long Term observer
• Deployment in Southern Region, Surathani Province
Aug 7th–Oct 11th 2005
ANFREL (asean network for free election), Afghanistan Parliamentary Election Mission Observation.
• Long Term Observer.
• Deployment in Kunduz Province (East part of Afghanistan).
• Extension mission to observe the counting process.
1999 – 2005
KIPP (Idependent commite for election monitoring )Jakarta
TRAINING, SEMINAR,CONFERENCES
2007- 2009
Speaker in various seminars about LGBT
September – Oktober 2009
Participated in International Training program “ LGBT and Human Right” by SIDA in Stockholm
Augustus 2008
Training Sexualitas, Sex orientation, Gender Identity (SOGI) by Gaya Nusantara
April 2008
Training management relawan , provides By PKBI Yogjakarta
January 2008.
• Training : Mainstreming Protection for Human Right Defender, Provides by PBI
• Participated in ILGA asia Ceonferences, Chiagmay, Thailand
October 2007
Training : Mainstreming Protection for Human Right Defender, Provides by PBI
August 2007
• Workshop : Minority position in Pluralism
• Training : Legal Support from a gender perspective
Juni 2007
Training Investigation provides by Arus Pelangi
Mei 2007
Training : Advocacy for women with different sex orientations, Provides by Women Institute
March 2007
International Workshop : Sexuality in Islam, fatayat NU/MAI/ LOGOS
Desember 2006
TOT for LGBT counseling program provides by Arus Pelangi & ICMC
2006.
Workshop :Trafficking (AYLA/PAYLA) seminar provides by KPI
August 2006
Workshop : Sexual empowerment of lesbians, Widows and sex workers, Provides by LBH Apik.
November 2006
Workshop : Ongoing services for female victims of violences, provides by LBH Apik
Dec 2005
Investigation Training, provides by PBHI
Aug 8th – Aug 14th 2005
• The Afghanistan Election Training
• The Afghanistan Election System, Bangkok-Thailand. Provides by Anfrel, (Aug 8th - Aug 10th)
• The Political situation of Afghanistan, Islamabad-Pakistan, Provides by The Asia Foundation and Anfrel, (Aug 11th – 13th).
• The Security system alert, Evacuation procedure, the land mines awareness and satellite communication system. Kabul-Afghanistan, Provide by TAF and GRS-Global Risk Strategy, (Aug 13th – Aug 14th) |
|
| |
Kami masih terus memperbaiki. Saran dan masukan dari pengunjung sangat kami hargai. Untuk itu kami menyediakan kwesioner yang bisa anda isi. download |